Kamis, 07 Maret 2019

TIPS HIDUP SEHAT DENGAN POLA HIDUP SEHAT || Annisa Larasati

POLA HIDUP SEHAT





  Kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi manusia karena sebanyak apapun keinginan dan aktivitas kita, tanpa kesehatan itu semua menjadi sia-sia. Banyak orang yang terlalu sibuk bekerja dan akhirnya lupa untuk menjaga kesehatannya. Sehat itu mahal harganya kalu kita sudah sakit, jadi mari kita jaga kesehatan baik-baik dengan cara menerapkan pola hidup yang teratur. Pola hidup teratur artinya aktivitas yang kita lakukan harus seimbang, tidak berlebihan dan tidak juga kurang. Contohnya adalah waktu tidur, orang dewasa memiliki waktu tidur yang lebih pendek dibandingkan dengan balita atau anak kecil. jadi tentu saja bila orang tidur dengan durasi yang sama dengan waktu tidur balita, tentu saja itu tidak akan berdampak baik bagi tubuh, begitu juga sebaliknya. Hidup sehat itu tidak perlu dengan memakan makanan yang mahal, tidur ditempat yang bagus, atau memakai pakaian yang mahal. Hidup sehat bisa kita miliki dengan cara mengatur pola hidup kita agar menjadi lebih teratur. Ada beberapa tips hidup sehat yang bisa kamu pelajari agar mendapatkan tubuh yang sehat. 
Baiklah ada beberapa tips agar hidup selalu sehat,diantaranya:

1. Makan Teratur dan Konsumsi Pola Empat Sehat Lima Sempurna
Makanan Empat Sehat lima sempurna adalah makanan dengan gizi seimbang, seperti makanan karbohidrat yang diimbangi dengan makan buah-buahan. Hal ini sangat mempengaruhi kesehatan, karena apapun yang masuk dalam tubuh kita maka itulah yang menjadi cerminan kesehatan kita.

2.Tidur dengan Waktu yang cukup

Bagi kebanyakan dari kita, tidur mungkin terkesan sepele. Padahal, kita semua juga tahu kalau manfaat tidur sangat luar biasa. Tubuh seperti di-recharge, sel-sel tubuh yang rusak pun diperbaiki, dan tentunya rasa capek yang dirasakan bisa hilang

Kenapa saya butuh tidur?

Dilansir dari Healthline, suatu studi ilmiah baru-baru ini menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan terjadinya perubahan yang berarti pada tubuh. Pasalnya, kurang tidur dapat meningkatkan risiko Anda mengalami sejumlah masalah kesehatan yang serius, di antaranya diabetes, penyakit jantung, obesitas, sleep apnea, hingga kematian dini.
Lama tidur tujuh sampai delapan jam sebenarnya direkomendasikan hanya untuk orang dewasa, termasuk lansia. Sementara itu, orang dengan usia muda seperti anak-anak dan remaja memiliki jam tidur yang lebih panjang dibandingkan orang dewasa. Berikut adalah lama tidur yang direkomendasikan sesuai dengan kategori usia:
  • Bayi atau balita: 16-18 jam
  • Anak prasekolah: 11-12 jam
  • Anak SD: 10 jam
  • Remaja: 9-10 jam
  • Dewasa dan lansia: 7-8 jam

3.Olahraga Dengan Teratur
Pengertian Olahraga
Olahraga merupakan aktivitas yang sangat penting untuk mempertahankan kebugaran seseorang. Olahraga juga merupakan salah satu metode penting untuk mereduksi stress. Olahraga juga merupakan suatu perilaku aktif yang menggiatkan metabolisme dan mempengaruhi fungsi kelenjar di dalam tubuh untuk memproduksi sistem kekebalan tubuh dalam upaya mempertahankan tubuh dari gangguan penyakit serta stress. Oleh karena itu, sangat dianjurkan kepada setiap orang untuk melakukan kegiatan olahraga secara rutin dan tersetruktur dengan baik.
Lima manfaat olahraga bagi kita :
1. Memperbaiki percayaan diri
Umumnya semakin mahir seseorang dalam suatu jenis aktivitas, maka kepercayaan diri pun akan meningkat. Bahkan suatu riset membuktikan bahwa remaja yang aktif berolahraga merasa lebih percaya diri dibandingkan dengan teman-temannya yang tidak melakukan kegiatan serupa.
2. Mengurangi resiko stress
Olahraga dapat mengurangi kegelisahan. Bahkan lebih jauh lagi, bisa membantu kita  mengendalikan amarah. Latihan aerobik dapat meningkatkan kemampuan jantung dan membuat Anda lebih cepat mengatasi stres. Aktivitas seperti jalan kaki, berenang, bersepeda, dan lari merupakan cara terbaik mengurangi stres.
3. Meningkatkan kemampuan sel otak
Latihan fisik yang rutin dapat meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan mental. Karena olahraga bisa meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan mempercepat aliran darah menuju otak. Para ahli percaya bahwa hal-hal ini dapat mendorong reaksi fisik dan mental yang lebih baik.
4. Membantu menunda proses penuaan dini
Riset membuktikan bahwa latihan sederhana seperti jalan kaki secara teratur dapat membantu mengurangi penurunan mental pada wanita di atas 65 tahun. Semakin sering dan lama mereka melakukannya makan penurunan mental kian lambat. Kabarnya, banyak orang merasakan manfaat aktivitas itu setelah sembilan minggu melakukannya secara teratur tiga kali seminggu. Latihan ini tidak harus dilakukan dalam intensitas tinggi. Cukup berupa jalan kaki di sekitar rumah.
5. Menaikkan daya tahan tubuh
Jika kita senang melakukan olahraga meski tak terlalu lama namun sering dengan santai melakukannya, maka aktivitas itu bisa meningkatkan hormon-hormon baik dalam otak seperti adrenalin, serotonin, dopamin, dan endorfin. Hormon ini berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Studi yang dilakukan di Inggris memperlihatkan bahwa 83 persen orang yang memiliki ganguan mental mengandalkan olahraga untuk meningkatkan mood dan mengurangi kegelisahan. Untuk orang yang menderita depresi ringan dan sedang, olahraga sedikitnya 16 minggu bisa menimbulkan efek yang sama dengan menelan obat antidepresi kseperti Zoloft dan Prozac. Sebuah penelitian menemukan bahwa 60 persen orang depresi yang melakukan olahraga selama empat bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu dan setiap latihan selama 30 menit bisa mengatasi gejala ini tanpa obat. Meski tergolong langkah yang mujarab namun bukan berarti pengobatan bisa langsung dihentikan, apalagi bagi yang mengalami depresi berat.
4.Hindari Merokok
Mulai dari kanal telinga hingga ke sistem peredaran darah, rokok dapat membahayakan hampir setiap bagian tubuh Anda. Sayangnya, bagi para pecandu nikotin, berhenti merokok menjadi momok yang sangat menakutkan hingga mereka cenderung lebih memilih untuk hidup dengan kerusakan yang sudah terlanjur diakibatkan.
Minggu-minggu pertama setelah berhenti merokok biasanya adalah periode yang paling sulit, dibutuhkan setidaknya 8-12 minggu sebelum seseorang dinyatakan terbebas dari candu rokok dan berdamai dengan gaya hidup barunya sebagai mantan perokok.
Tapi ternyata, tubuh akan memulai proses regeneratif bahkan hanya beberapa menit setelah Anda berhenti merokok.
Berikut ini adalah kronologi waktu mengenai reaksi yang terjadi pada tubuh setelah batang rokok terakhir Anda.

Perubahan pada tubuh setelah berhenti merokok

20 menit

Salah satu efek merokok adalah tekanan darah serta laju jantung yang meningkat akibat nikotin yang meracuni sistem peredaran darah. Manfaat dari berhenti merokok sudah dapat terlihat sejak hitungan menit pertama. Kurang lebih 20 menit setelah rokok terakhir, detak jantung Anda akan mulai menurun dan stabil ke tingkat normal.

2 jam

Ujung-ujung jari tangan dan kaki Anda akan mulai terasa hangat akibat sirkulasi darah periferal yang memulih secara bertahap. Namun awas! Dalam periode waktu ini Anda akan rentan mengalami “sakaw” nikotin.
Tanda dan gejala awal dari sakaw nikotin, termasuk:
  • ngidam parah
  • kecemasan, tegang, frustasi
  • mengantuk atau insomnia
  • peningkatan nafsu makan
  • kesemutan di telapak tangan atau kaki
  • berkeringat
  • sakit kepala

8-12 jam

Karbon monoksida jika dikonsumsi dalam jumlah besar akan menggantikan oksigen untuk mengikat diri pada sel darah merah dan menyebabkan berbagai masalah jantung.
8 jam pertama setelah Anda berhenti merokok, kadar karbon monoksida dalam tubuh akan mulai menurun dan tergantikan dengan oksigen.

24 jam

Peluang serangan jantung pada kelompok perokok lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelompok bukan perokok, mencapai 70%. Kabar baiknya, setelah 24 jam dari rokok terakhir Anda, risiko serangan jantung yang selama ini menghantui Anda akan menurun secara bertahap.
Paru-paru Anda juga akan mulai melunturkan lendir dan zat-zat racun yang menempel menghalangi jalur pernapasan Anda. Perhatikan pula gejala “sakaw” yang biasa muncul di fase ini. Seiring dengan kinerja paru yang mulai membaik, Anda mungkin akan mengalami gejala flu umum (sakit tenggorokan, batuk, dan permasalahan pernapasan lainnya).

48 jam

Nikotin menyebabkan kecanduan kimiawi yang memberikan sinyal pada tubuh Anda untuk memenuhi kebutuhan kadar nikotin hingga kadar tertentu dalam waktu yang pasti. Jika kebutuhan ini tidak dipenuhi, candu rokok bisa mengakibatkan penumpulan indera, terutama indera penciuman dan perasa.
Setelah 48 jam, ujung-ujung saraf akan tumbuh kembali sehingga kedua indera tersebut akan bekerja seperti sedia kala.

3 hari

Pada tahap ini, seluruh kadar nikotin yang tersisa dalam tubuh Anda akan menghilang seluruhnya. Kabar buruknya, di fase ini pulalah gejala “sakaw” akan rentan timbul dan meningkat. Anda mungkin akan mengalami mual, kram, dan berbagai masalah emosional sebagai tambahan dari gejala awal putus nikotin.
Ketegangan dan rasa ngidam akan perlahan menumpuk selama fase ini, terkadang hingga tidak tertahankan.
Untuk melawan “sakaw”, hadiahkan atau manjakan diri Anda atas rekor personal pencapaian bersih dari rokok saat ini. Gunakan uang rokok untuk membeli baju, misalnya, atau sepatu lari yang sudah lama Anda idam-idamkan.

2-12 minggu

Merokok memengaruhi sirkulasi darah Anda, membuat segala aktivitas fisik yang Anda jalankan terasa berat dan menyiksa. Akibatnya, kesehatan tubuh Anda menurun.
Setelah berminggu-minggu lepas dari cengkeraman nikotin, kini Anda bisa berolahraga atau melakukan rutinitas fisik lainnya tanpa perlu merasa sakit dan kecapekan. Pemulihan tenaga ini disebabkan oleh proses regeneratif tubuh yang mulai aktif kembali. Fungsi paru dan pernapasan Anda juga akan mulai membaik.
Umumnya, gejala “sakaw” akan mulai menurun saat seseorang berhasil mencapai fase ini.

3-9 bulan

Berbulan-bulan setelah Anda bebas rokok, kesehatan tubuh Anda akan semakin meningkat. Batuk-batuk, suara mengi, dan kesulitan bernapas akibat merokok yang selama ini Anda keluhkan akan perlahan menghilang seiring dengan proses regeneratif paru-paru Anda.
Gejala sakaw akan hilang sama sekali di tahap ini.

1 tahun

Fase ini merupakan batu loncatan yang sangat monumental untuk Anda.
Rokok merusak dinding arteri dan menyebabkan penyumbatan pada arteri akibat zat berlemak (atheroma) yang menumpuk. Setelah satu tahun benar-benar terbebas dari merokok, risiko berbagai penyakit jantung (jantung koroner, angina, stroke) akan menurun drastis hingga 50% jika dibandingkan saat Anda masih merokok.

Baiklah itulah Tips Hidup Sehat, Semoga Bermanfaat ya;)

5 komentar:

TIPS HIDUP SEHAT DENGAN POLA HIDUP SEHAT || Annisa Larasati

POLA HIDUP SEHAT   Kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi manusia karena sebanyak apapun keinginan dan aktivitas kita, ...